image image image
The Kingdom of Butterfly Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, kaya akan jenis kupu-kupu “The Kingdom of Butterfly”.
The Spectacular Tower Karst Kawasan karst Maros-Pangkep terkenal dengan "tower karst"-nya, berupa bukit-bukit karst sisa pelarutan dan erosi yang berbentuk menara dengan lereng yang terjal tegak atau menggantung.
The Adventurer Paradise Kawasan Karst Maros-Pangkep seluas ± 40.000 Ha merupakan kawasan karst terluas dan terindah kedua di dunia setelah Cina, dan seluas ± 20.000 ha menjadi bagian dari ± 43.750 ha kawasan konservasi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Kawasan ini merupakan surga bagi para petualang.

Kawasan

-

Feature 1

Sejarah Kawasan

Juli – Oktober 1857, Wallace melakukan eksplorasi di Bantimurung. Tahun 1869, ia  mempublikasikan “The Malay Archipelago”. Setelahnya, banyak penelitian kehati di Maros.

Selengkapnya

Feature 2

Kondisi Fisik

Di bagian Barat Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung dimana sekitar 75 % wilayah cakupannya merupakan areal karst, dan sisanya 25 % berupa ekosistem non karst yang menyebar di bagian Selatan.

Selengkapnya

Feature 3

Kehati

Sampai dengan tahun 2017, pada kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung telah terdaftar sedikitnya 711 jenis tumbuhan dan 735 jenis satwa liar.

Selengkapnya

Bumi Diperkirakan Punya 8,8 Juta Spesies

Ilustrasi species /David Liittschwager-NG.

KOMPAS.com - Studi baru para ilmuwan mengungkap bahwa Bumi ternyata memiliki 8,8 juta spesies. Namun baru seperempatnya saja yang berhasil ditemukan. Hasil studi ini dipublikasikan di jurnal online PLoS Biology yang terbit Selasa (23/8/2011).

Boris Worm dari Dalhousie University dan Camilo Mora dari University of Hawaii adalah peneliti yang melaukan studi ini. Mereka menggunakan model matematika rumit untuk mendapatkan jawaban. Studi tidak hanya menjawab potensi penemuan pada tingkat spesies, tapi juga takson lebih tinggi.

Worm dan Mora mengungkapkan, dari 8,8 juta speies ada di Bumi, sebanyak 6,5 juta spesies hidup di darat dan 2,2 juta hidup di laut. Sementara, 7,8 juta spesies yang ada adalah hewan, 611.000 adalah jamur serta 300. 000 adalah tumbuhan.

Ilmuwan mengatakan, hingga saat ini baru 1,9 juta spesies saja yang baru ditemukan. Ia mengatakan, "Banyak spesies yang belum ditemukan sebenarnya berada di lokasi yang mudah dijangkau atau halaman belakang rumah kita."

Eksplorasi pada keragaman spesies perlu dilakukan. Beberapa penemuan terakhir, seperti lobster mini buta, ikan katak dan kadal kecil, menunjukkan bahwa spesies tidak hanya unik, tetapi juga punya potensi untuk didayagunakan mengatasi masalah yang dihadapi manusia saat ini.

Biolog Harvard University dan juga pemenang Pulitzer Prize, Edward O Wilson, yang tidak terlibat studi ini mengatakan, "Kita tidak akan tahu keuntungan spesies bagi manusia (jika tidak mencari). Jika kita mau maju di di ilmu medis, kita perlu tahu apa yang ada di lingkungan."

Sejauh ini, jumlah penemuan spesies semakin meningkat. Wilson sendiri telah menemukan kadal terkecil di Dominika pada tahun 2011. Sementara 3 tahun lalu, ia juga berhasil menemukan ular terpendek yang memproduksi telur yang panjang namun jumlahnya hanya 1.

Dari sebanyak 1,9 juta yang ditemukan saat ini, hanya 1,2 juta spesies saja yang sudah masuk daftar Encyclopedia of Life, suatu upaya ilmuwan tingkat intenasional yang berusaha mendata setiap spesies yang ada di muka Bumi.

Erick Mata, direktur eksekutif Encyclopedia of Life mengatakan, jika jumlah spesies 8,8 juta memang benar, hal itu adalah angka yang luar biasa. "Kita bisa menghabiskan waktu 400 sampai 500 tahun untuk mendokumentasikan spesies yang ada di planet kita," katanya. AP (Sumber: www.kompas.com).

Berita

Bersiap Menerima Wisatawan, Kawasan Wisata Bantimurung Berbenah Pasca Banjir

Bersiap Menerima Wisatawan, Kawasan Wisata Bantimurung Berbenah Pasca Banjir
Bersiap Menerima Wisatawan, Kawasan Wisata Bantimurung Berbenah Pasca Banjir. Foto: BTNBABUL Bantimurung, ...
Selengkapnya...

Operasi Bebas Sampah Resort Pattunuang

Operasi Bebas Sampah Resort Pattunuang
Operasi Bebas Sampah Resort Pattunuang. Foto: BTNBABUL Bantimurung,  28 September 2018. Balai Taman...
Selengkapnya...

Eratkan Silaturahmi, Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Kunjungi Dusun Tallasa & Tanrang, Maros

Eratkan Silaturahmi, Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Kunjungi Dusun Tallasa & Tanrang, Maros
Eratkan Silaturahmi, Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Kunjungi Dusun Tallasa & Tanrang,...
Selengkapnya...

Temui Bupati Maros, Kepala Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Bincangkan Pemanfaatan Padang Loang

Temui Bupati Maros, Kepala Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Bincangkan Pemanfaatan Padang Loang
Temui Bupati Maros, Kepala Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Bincangkan Pemanfaatan Padang...
Selengkapnya...

Resor Mallawa Latih Masyarakat Buat Produk Olahan Jamur

Resor Mallawa Latih Masyarakat Buat Produk Olahan Jamur
Resor Mallawa Latih Masyarakat Buat Produk Olahan Jamur. Foto: BTNBABUL Bantimurung,  25 September...
Selengkapnya...
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5

Artikel

Dimanakah Lokasi Pondok Wallace di Maros?

Dimanakah Lokasi Pondok Wallace di Maros?
Dimanakah Lokasi Pondok Wallace di Maros? Foto: Taufik Ismail Alfred Russel Wallace seorang naturalis...
Selengkapnya...

Lebih Dari Selusin Kupu Kupu Ekor Sriti Ditemukan

Lebih Dari Selusin Kupu Kupu Ekor Sriti Ditemukan
Kupu-kupu ekor sriti yang besar, Graphium (semula dinamakan Papilio) androcles, adalah salah satu jenis...
Selengkapnya...

The Adventurer Paradise

The Adventurer Paradise
Menaklukan gua vertikal dengan single pitch terdalam di Indonesia Leang Pute dengan kedalaman -260...
Selengkapnya...

Kacamata Makassar Endemik Sulawesi Selatan

Kacamata Makassar Endemik Sulawesi Selatan
Burung Kacamata Makassar adalah salah satu burung endemik yang hanya bisa dijumpai di Sulawesi Selatan....
Selengkapnya...

The Spectacular Tower Karst

The Spectacular Tower Karst
Bentangan karst di TN Bantimurung Bulusaraung yang berbentuk menara. Separuh dari luas kawasan konservasi...
Selengkapnya...
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
°F | °C
invalid location provided

Feature 4

7th Wonders

Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung mempersembahkan "7th Wonders of Bantimurung Bulusaraung National Park"

Selengkapnya

Feature 5

Ekspedisi Gua Terdalam

Ekpedisi Gua Terdalam (14 gua terdalam di luasan 50 km2).

Selengkapnya

Feature 6

Ekspedisi Gua Terpanjang

Ekpedisi Gua Terpanjang (Gua Salukang Kallang 12.263 m).

Selengkapnya