image image image
The Kingdom of Butterfly Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, kaya akan jenis kupu-kupu “The Kingdom of Butterfly”.
The Spectacular Tower Karst Kawasan karst Maros-Pangkep terkenal dengan "tower karst"-nya, berupa bukit-bukit karst sisa pelarutan dan erosi yang berbentuk menara dengan lereng yang terjal tegak atau menggantung.
The Adventurer Paradise Kawasan Karst Maros-Pangkep seluas ± 40.000 Ha merupakan kawasan karst terluas dan terindah kedua di dunia setelah Cina, dan seluas ± 20.000 ha menjadi bagian dari ± 43.750 ha kawasan konservasi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Kawasan ini merupakan surga bagi para petualang.
Organisasi Tupoksi

Tupoksi

Giant Label TN.BABUL.

Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.7/Menlhk/Setjen/OTL.0/1/2016 tanggal 29 Januari 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Taman Nasional, Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung mempunyai tugas penyelenggaraan konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam melaksanakan tugas tersebut, Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung menyelenggarakan fungsi di wilayah kerjanya:

1. inventarisasi potensi, penataan kawasan dan penyusunan rencana pengelolaan;

2. perlindungan dan pengamanan kawasan;

3. pengendalian dampak kerusakan sumber daya alam hayati;

4. pengendalian kebakaran hutan;

5. pengembangan dan pemanfaatan jenis tumbuhan dan satwa liar untuk kepentingan non komersial;

6. pengawetan jenis tumbuhan dan satwa liar beserta habitatnya serta sumberdaya genetik dan pengetahuan tradisional di dalam kawasan;

7. pengembangan dan pemanfaatan jasa lingkungan;

8. evaluasi kesesuaian fungsi, pemulihan ekosistem dan penutupan kawasan;

9. penyediaan data dan informasi, promosi dan pemasaran konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya;

10. pengembangan kerjasama dan kemitraan bidang konservasi sumberdaya alam dan ekosistemnya;

11. pengembangan bina cinta alam serta penyuluhan konservasi sumberdaya alam dan ekosistemnya;

12. pemberdayaan masyarakat di dalam dan sekitar kawasan; dan

13. pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga serta kehumasan.