image image image
The Kingdom of Butterfly Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, kaya akan jenis kupu-kupu “The Kingdom of Butterfly”.
The Spectacular Tower Karst Kawasan karst Maros-Pangkep terkenal dengan "tower karst"-nya, berupa bukit-bukit karst sisa pelarutan dan erosi yang berbentuk menara dengan lereng yang terjal tegak atau menggantung.
The Adventurer Paradise Kawasan Karst Maros-Pangkep seluas ± 40.000 Ha merupakan kawasan karst terluas dan terindah kedua di dunia setelah Cina, dan seluas ± 20.000 ha menjadi bagian dari ± 43.750 ha kawasan konservasi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Kawasan ini merupakan surga bagi para petualang.
Berita

Menhut Targetkan Tanam 1,5 Miliar Pohon

Zulkifli Hasan (FOTO.ANTARA).

Palu (ANTARA News) - Menteri Kehutanan (Menhut) Zulkifli Hasan menargetkan bisa menanam 1,5 miliar batang pohon dalam upayanya untuk merehabilitasi kawasan hutan dan lahan kritis pada 2011.

"Pada tahun 2010 kita berhasil menanam 1,39 miliar dari 1 miliar pohon yang ditargetkan. Saya yakin tahun ini bisa lebih dari itu," kata Zulkifli Hasan saat menghadiri wisuda ke-33 Universitas Muhammadiyah Palu, Jumat.

Luas lahan kritis di Indonesia saat ini mencapai 40 juta hektar, sementara kawasan hutan Indonesia luasnya mencapai 187 juta hektar.

Dia mengatakan, pohon-pohon itu bisa ditanam di kawasan hutan, hutan milik, rehabilitasi kebun, reklamasi pertambangan, atau penanaman pohon yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu.

Zulkifli Hasan mengatakan, penanaman pohon itu adalah untuk menanggulangi bencana serta mengantisipasi perubahan iklim.

Namun demikian, mantan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini berharap keterlibatan masyarakat untuk menjaga pohon setelah ditanam.

"Menanam pohon itu mudah, merawatnya yang susah," kata Zulkifli Hasan.

Gerakan menanam 1 miliar pohon adalah program tahunan, dan diharapkan setiap tahunnya bisa ditanam lebih dari 1 miliar batang.

Sementara itu, pada tahun 2011 Kementerian Kehutanan juga merencanakan rehabilitasi hutan dan daerah aliran sungai (DAS) di prioritas lahan seluas 500 ribu hektar, pembangunan hutan tanaman industri dan hutan tanaman rakyat yang juga seluas 500 ribu hektar.

Selain itu juga terdapat hutan kemasyarakatan dan hutan desa seluas 500 ribu hektar, serta hutan kemitraan seluas 50 ribu hektar.

Selain menghadiri wisuda Universitas Muhamaddiyah Palu, kehadiran Menhut juga untuk meresmikan hutan akademik di Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi.

Hutan Akademik seluas 5.100 hektar itu juga berfungsi untuk kegiatan akademik mahasiswa Universitas Palu. (R026) Editor: Ella Syafputri COPYRIGHT © 2011 (Sumber: antaranews.com)