image image image
The Kingdom of Butterfly Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, kaya akan jenis kupu-kupu “The Kingdom of Butterfly”.
The Spectacular Tower Karst Kawasan karst Maros-Pangkep terkenal dengan "tower karst"-nya, berupa bukit-bukit karst sisa pelarutan dan erosi yang berbentuk menara dengan lereng yang terjal tegak atau menggantung.
The Adventurer Paradise Kawasan Karst Maros-Pangkep seluas ± 40.000 Ha merupakan kawasan karst terluas dan terindah kedua di dunia setelah Cina, dan seluas ± 20.000 ha menjadi bagian dari ± 43.750 ha kawasan konservasi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Kawasan ini merupakan surga bagi para petualang.
Berita

Simpanse Gemar Menolong

Simpanse/Wikimedia Commons

Simpanse betina punya sifat tidak egois. Secara spontan mereka suka membantu sesamanya. Hal mengindikasikan bahwa altruisme, naluri untuk membantu orang, bukanlah sifat yang hanya dimiliki manusia.

Ilmuwan dari Yerkes National Primate Research Center, Georgia, Amerika Serikat meneliti tujuh ekor simpanse betina untuk melihat apakah perilaku murah hati milik simpanse di lapangan persis sama dengan penelitian mereka di lab.

(Baca: Monyet Mandrill Ahli Pedikur)

Saat diberi koin dua warna--satu koin berhadiah pisang bagi dirinya, satu koin lagi berhadiah pisang bagi dua ekor simpanse--para simpanse cenderung memilih token yang dapat ditukarkan dengan pisang untuk dua ekor simpanse. Padahal, dari penelitian sebelumnya, ilmuwan mendapati simpanse cenderung mementingkan diri sendiri.

Pada studi kali ini, peneliti juga menemukan bahwa simpanse paling sering bertindak royal saat partner yang sedang menunggu mengingatkan secara halus akan keberadaannya. Meskipun demikian, tidak ada paksaan untuk memilih.

(Baca: Cinta Monyet Sungguh Ada)

“Kami gembira saat mengetahui simpanse betina memilih koin yang berarti pisang baginya dan rekannya,” kata Victoria Horner, ketua tim penelitan, yang juga menyebutkan bahwa hal menarik lain adalah paksaan tidak berpengaruh. "Lebih efektif ketika simpanse yang tidak memilih tetap tenang dan mengingatkan si pemilih,” ucapnya.

Peneliti menyebutkan, mereka yakin bahwa studi ini lebih cocok untuk menilai perilaku simpanse dibanding penelitian terdahulu karena mereka menempatkan sang partner yang menunggu di dalam sudut pandang si pemilih dan menggunakan hadiah berupa makanan dalam bentuk lain. (Sumber: AFP) (Sumber: www.nationalgeographic.co.id)