image image image
The Kingdom of Butterfly Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, kaya akan jenis kupu-kupu “The Kingdom of Butterfly”.
The Spectacular Tower Karst Kawasan karst Maros-Pangkep terkenal dengan "tower karst"-nya, berupa bukit-bukit karst sisa pelarutan dan erosi yang berbentuk menara dengan lereng yang terjal tegak atau menggantung.
The Adventurer Paradise Kawasan Karst Maros-Pangkep seluas ± 40.000 Ha merupakan kawasan karst terluas dan terindah kedua di dunia setelah Cina, dan seluas ± 20.000 ha menjadi bagian dari ± 43.750 ha kawasan konservasi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Kawasan ini merupakan surga bagi para petualang.
Berita

Dibangun, Pusat Pelatihan REDD+ Palangkaraya

Gedung Pusat Pelatihan REDD+ di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Rabu (1/9/2011) /Kompas/Ichwan Susanto.

PALANGKARAYA, KOMPAS.com- Kalimantan Tengah sebagai pilot project program REDD+ melengkapi diri dengan bangunan Pusat Pelatihan REDD. Diharapkan, sarana ini melengkapi kebutuhan informasi dan pemahaman masyarakat akan program, manfaat, serta mekanisme REDD+.

Bangunan itu terletak di Jalan Yos Soedarso Nomor 8 Palangkaraya, tepatnya satu kompleks dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Provinsi Kalteng. Gedung baru bercat putih dan genteng merah berada di sebelah kiri Kantor Kesbanglinmas. Di sebelah kanan bangunan Pusat pelatihan itu terdapat Unit Pelaksana Teknis Laboratorium Pengujian Dinas Kelautan dan Perikanan.

Pemantauan Kompas, Rabu (21/9/2011), pintu-pintu bangunan itu masih terkunci. Tidak ada seorang pun tampak di dalamnya. Namun, ketika melongok melalui kaca rayban, di dalamnya tampak beberapa ruang seperti ruang soundsystem, ruang pertemuan, ruang rapat.

Kursi, televisi layar datar, serta seperangkat komputer pun telah tersedia. Menurut informasi, bangunan itu mulai dibangun sekitar bulan Mei 2011. "Katanya untuk bule-bule," kata warga setempat ketika ditanya peruntukan gedung itu.

Sehari sebelumnya, Gubernur Kalteng Teras Narang mengatakan, training center itu bisa disediakan untuk memberikan informasi dan pemahaman akan isu ataui mekanisme pengurangan emisi melalui pencegahan kerusakan hutan dan deforestasi (REDD+). "Nanti wartawan juga bisa pakai," ucapnya di sela-sela penyelenggaraan Governors' Climate and Forests Task Force di Palangkaraya. (Sumber: www.kompas.com)