image image image
The Kingdom of Butterfly Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, kaya akan jenis kupu-kupu “The Kingdom of Butterfly”.
The Spectacular Tower Karst Kawasan karst Maros-Pangkep terkenal dengan "tower karst"-nya, berupa bukit-bukit karst sisa pelarutan dan erosi yang berbentuk menara dengan lereng yang terjal tegak atau menggantung.
The Adventurer Paradise Kawasan Karst Maros-Pangkep seluas ± 40.000 Ha merupakan kawasan karst terluas dan terindah kedua di dunia setelah Cina, dan seluas ± 20.000 ha menjadi bagian dari ± 43.750 ha kawasan konservasi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Kawasan ini merupakan surga bagi para petualang.
Berita

Hari Bhakti Rimbawan ke-30 Tahun 2013

Upacara bendera peringatan Hari Bhakti Rimbawan ke-30 Tahun 2013 (Foto: Kamajaya Shagir).

Makassar, tn-babul.org — Peringatan Hari Bhakti Rimbawan ke-30 Tahun 2013 dengan tema “Memperkokoh Jiwa Korsa Rimbawan Dalam Mewujudkan Pelayanan Prima” dilaksanakan secara sederhana oleh Rimbawan Provinsi Sulawesi Selatan yang bertugas di pemerintahan maupun mitra kerja kehutanan, dengan kegiatan antara lain olah raga, ketrampilan dan kesenian, bhakti sosial, penanaman pohon, operasi bersih sampah dan vandalisme, pembinaan pegawai dan upacara bendera.

“Peringatan Hari Bakti Rimbawan pada setiap tahun, hendaknya menjadi momentum yang penting dan strategis bagi upaya pembinaan Rimbawan, khususnya dalam peningkatan profesionalisme, disiplin, moral, kesejahteraan dan jiwa korsa, sehingga memiliki kesiapan dan kesiagaan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas,” sambutan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan pada upacara bendera peringatan Hari Bhakti Rimbawan ke-30 yang dibacakan oleh Asisten II Sekertaris Provinsi Sulawesi Selatan H.A. Yaksan Hamzah di halaman depan kantor Balai Pendidikan dan Pelatihan Kehutanan Makassar, Makassar, Senin (18/3/2013).

Peringatan Hari Bhakti Rimbawan ini, lanjutnya, sebagai wahana kontemplasi untuk mengukur sejauh mana upaya yang telah dilaksanakan dan hasil yang dicapai guna mewujudkan pengelolaan hutan lestari dan masyarakat sejahtera sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang No. 41 Tahun 1999.

Menteri Kehutanan juga mengajak para Rimbawan untuk ikut menyukseskan program Kementerian Kehutanan pada Kabinet Indonesia Bersatu II yang segera berakhir tahun 2014 yang akan datang. Untuk mencapai target program yang langsung terkait dengan kontrak kinerja Kementerian Kehutanan sangat memerlukan partisipasi, kompetensi dan disiplin para rimbawan.

Hadir dalam upacara bendera peringatan Hari Bhakti Rimbawan ke-30 Tahun 2013 tersebut Asisten II Sekertaris Provinsi Sulawesi Selatan H.A. Yaksan Hamzah bertindak sebagai inspektur upacara, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala UPT Lingkup Kementerian Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan beserta Rimbawan. (Jack)