image image image
The Kingdom of Butterfly Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, kaya akan jenis kupu-kupu “The Kingdom of Butterfly”.
The Spectacular Tower Karst Kawasan karst Maros-Pangkep terkenal dengan "tower karst"-nya, berupa bukit-bukit karst sisa pelarutan dan erosi yang berbentuk menara dengan lereng yang terjal tegak atau menggantung.
The Adventurer Paradise Kawasan Karst Maros-Pangkep seluas ± 40.000 Ha merupakan kawasan karst terluas dan terindah kedua di dunia setelah Cina, dan seluas ± 20.000 ha menjadi bagian dari ± 43.750 ha kawasan konservasi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Kawasan ini merupakan surga bagi para petualang.
Berita

Taman Nasional Babul Bentuk Forum Kader Konservasi

Pembentukan Kader Konservasi Tingkat Pemula Tahun 2013 (foto: Indra Pradana).

MAROS, RAKYATSULSEL.COM – Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN-BABUL) menggelar musyawarah pembentukan Forum kader konservasi TN BABUL di aula TN-Babul, Selasa, (01/10). Forum kader konservasi ini akan menjadi mitra Taman Nasional dalam menjaga dan melestarikan lingkungan yang ada di wilayah kerja TN-Babul.

Jabal Nur selaku ketua panitia mengatakan bahwa pembentukan forum ini di harapkan mampu mempersatukan  kader konservasi yang ada. “Pembentukan forum ini nantinya akan mempersatukan semua kader konservasi yang telah di kader oleh TN-Babul selama tiga tahun terakhir ini. Jumlahnya pun cukup banyak sudah mencapai 90 Orang yang terdiri dari KPA, masyarakat, LSM Lingkungan Hidup, Penyuluh dan Guru,” ungkapnya.

Sementara itu kepala Sub bagian Tata Usaha Taman Nasional bantimurung Bulusaraung,Dedi Asriadi mengatakan akan menfasilitasi forum yang di bentuk ini. “Diharapkan kader ini akan banyak bersinergi secara nyata dengan TN-Babul dan akan selalu menfasilitasi setiap program kerja yang akan dilaksanakan yang salah satunya adalah kemah bakti konservasi dan pendidikan konservasi usia dini di sekolah-sekolah lingkup Maros-Pangkep,” ungkapnya.

Dedi juga menambahkan bahwa TN-Babul juga akan menfasilitasi sekertariat untuk Forum Kader konservasi agar lebih fokus dan lebih muda berkoordinasi. Selain itu TN-Babul juga akan berkomunikasi kepada pemerintah daerah agar kiranya para kader konservasi ini akan di berikan kartu bebas biaya masuk pada tempat wisata yang masuk pada wilayah kerja TN-Babul sebagai bentuk penghargaan kepada para kader konservasi.(www.rakyatsulsel.com)