image image image
The Kingdom of Butterfly Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, kaya akan jenis kupu-kupu “The Kingdom of Butterfly”.
The Spectacular Tower Karst Kawasan karst Maros-Pangkep terkenal dengan "tower karst"-nya, berupa bukit-bukit karst sisa pelarutan dan erosi yang berbentuk menara dengan lereng yang terjal tegak atau menggantung.
The Adventurer Paradise Kawasan Karst Maros-Pangkep seluas ± 40.000 Ha merupakan kawasan karst terluas dan terindah kedua di dunia setelah Cina, dan seluas ± 20.000 ha menjadi bagian dari ± 43.750 ha kawasan konservasi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Kawasan ini merupakan surga bagi para petualang.

Kawasan Wisata Pattunuang Asue

Sungai Pattunuang | Foto: Kamajaya Shagir.

Inilah Surga Para Petualang. Beragam aktivitas petualangan yang menantang dapat dilakukan di sini. Pengunjung disuguhi banyak pilihan kegiatan alam bebas: panjat tebing di dinding karst yang menjulang terjal, susur gua di gua-gua vertikal maupun horizontal, susur sungai yang berbatu dan berair jernih, camping menikmati kehidupan alam bebas, tracking sepanjang jalur di dalam hutan, hiking di perbukitan batuan karst, atau hanya sekedar menikmati indahnya panorama alam.

Surga bagi para petualang, lokasi panjat tebing terbaik bagi para Climbers, yaitu tebing Ta’deang, 45 Bislab, dan tebing Layar. | Foto: Muh Ridwan Wira.

Beraneka jenis tumbuhan dan satwa liar yang berkeliaran di habitat aslinya menambah serunya petualangan di alam bebas. Pattunuang adalah habitat bagi hewan unik dan langka, Tarsius fuscus. Pattunuang juga merupakan rumah bagi puluhan jenis burung. Jika beruntung, pengunjung dapat melihat atraksi Soa-soa (Hydrosaurus amboinensis) yang berjemur di bebatuan tepian sungai. Adanya legenda “Biseang Labboro” atau perahu terbalik yang membantu di tepian sungai Pattunuang, menambah daya tarik objek wisata ini.

Fasilitas pengunjung yang telah tersedia berupa shelter, toilet, jalur tracking, papan interpretasi, dan loket penjagaan. Aksesibilitas menuju objek wisata ini cukup mudah. Letaknya tak jauh dari Bantimurung. Hanya tinggal melanjutkan perjalananan ke arah Bone sejauh ± 3 km, lalu dari jalan poros Maros-Bone dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh ± 500 m menuju gerbang masuk Pattunuang.