image image image
The Kingdom of Butterfly Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, kaya akan jenis kupu-kupu “The Kingdom of Butterfly”.
The Spectacular Tower Karst Kawasan karst Maros-Pangkep terkenal dengan "tower karst"-nya, berupa bukit-bukit karst sisa pelarutan dan erosi yang berbentuk menara dengan lereng yang terjal tegak atau menggantung.
The Adventurer Paradise Kawasan Karst Maros-Pangkep seluas ± 40.000 Ha merupakan kawasan karst terluas dan terindah kedua di dunia setelah Cina, dan seluas ± 20.000 ha menjadi bagian dari ± 43.750 ha kawasan konservasi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Kawasan ini merupakan surga bagi para petualang.
Berita

TN Babul Ajak Fotografer Maros Bersih Hutan

Operasi bebas sampah dan vandalisme TN Babul Maros | Foto: Ist.

MAROSINFO.COM – Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul) menggelar operasi bebas sampah dan vandalisme.

Operasi ini dilaksanakan selama dua hari dengan lokasi jalan poros Maros-Camba di sekitar Karaengta, Maros, Rabu (19/3/2014) kemarin.

Serta di kawasan Pattunuang, Maros, Kamis (20/3/2014) ini.

Operasi diikuti sekitar 200 orang, terdiri atas TNI, Polri, Pelajar, kader konservasi, kelompok pecinta alam, kelompok swadaya masyarakat, kelompok profesi, termasuk sejumlah fotografer Maros, Marfografi.

Kepala Seksi Wilayah 2 Balai TN Babul, Abd Rajab mengemukakan, operasi ini bertujuan untuk menjaga keindahan dan kelestarian lingkungan TN Babul dari sampah, demi mewujudkan kondisi lingkungan yang nyaman, bersih, dan rapi.

“Operasi ini sengaja melibatkan banyak pihak agar tumbuh kesadaran kolektif untuk menjaga dan memelihara hutan. Sebab memelihara kebersihan hutan menjadi tanggung jawab bersama,” paparnya.

Sementara Koordinator tim Marfografi, Syahril Boby Arief, mengatakan, kehadiran komunitas fotografi dalam kegiatan ini menjadi bagian kepedulian terdapat alam dan lingkungan.

“Alam dan lingkungan selama ini menjadi objek fotografi yang menarik dan banyak diminati. Jika alam dan lingkungan ini terjaga, maka hasil foto tentu bagus. Sementara, jika alam dan lingkungan kotor, hasil foto juga kurang maksimal,” paparnya. (MIC-4) (marosinfo.com)