image image image
The Kingdom of Butterfly Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, kaya akan jenis kupu-kupu “The Kingdom of Butterfly”.
The Spectacular Tower Karst Kawasan karst Maros-Pangkep terkenal dengan "tower karst"-nya, berupa bukit-bukit karst sisa pelarutan dan erosi yang berbentuk menara dengan lereng yang terjal tegak atau menggantung.
The Adventurer Paradise Kawasan Karst Maros-Pangkep seluas ± 40.000 Ha merupakan kawasan karst terluas dan terindah kedua di dunia setelah Cina, dan seluas ± 20.000 ha menjadi bagian dari ± 43.750 ha kawasan konservasi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Kawasan ini merupakan surga bagi para petualang.
Berita

Hari Bumi, Pecinta Alam Maros-Pangkep Bersihkan Gunung Bulusaraung

Forum Pecinta Alam Maros-Pangkep berfoto bersama usai menggelar bersih-bersih Gunung Bulusaraung, Selasa (22/4/2014).

MAROS, TRIBUN-TIMUR.COM- Memperingati Hari Bumi setiap 22 April yang diperingati secara internasional, Forum Pecinta Alam Maros-Pangkep menggelar bersih-bersih Gunung Bulusaraung.

Kegiatan bertajuk Operasi Bebas Sampah dan Vandalisme ini melibatkan sejumlah organisasi pecinta alam bekerjasama Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul).

Panitia, M Ikhwan mengatakan, moment Hari Bumi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan apresiasi pada planet yang ditinggali manusia.

Termasuk Gunung Bulusaraung setinggi 1.900 mdpl ini dibersihkan oleh ratusan pecinta alam. Selain itu, peserta juga menanam kurang lebih 200 bibit pohon, memperbaiki jalur pendakian dan membenahi kembali empat pos yang mulai usang dan penuh coretan.

Forum Pecinta Alam Maros Pangkep yang terdiri atas OPA Trans, Bhalank Pa, Dirjapa, Ogan, KPA e Dentong bekerjasama TN Babul. Dari empat hari kegiatan, para pecinta alam berhasil mengumpulkan 20 kantong sampah.

"Respon masyarakat juga sangat baik dengan bergabungnya para pemuda desa Tompobulu dalam kegiatan tersebut," jelasnya, Selasa (22/4/2014). (*) (makassar.tribunnews.com)