image image image
The Kingdom of Butterfly Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, kaya akan jenis kupu-kupu “The Kingdom of Butterfly”.
The Spectacular Tower Karst Kawasan karst Maros-Pangkep terkenal dengan "tower karst"-nya, berupa bukit-bukit karst sisa pelarutan dan erosi yang berbentuk menara dengan lereng yang terjal tegak atau menggantung.
The Adventurer Paradise Kawasan Karst Maros-Pangkep seluas ± 40.000 Ha merupakan kawasan karst terluas dan terindah kedua di dunia setelah Cina, dan seluas ± 20.000 ha menjadi bagian dari ± 43.750 ha kawasan konservasi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Kawasan ini merupakan surga bagi para petualang.
Berita

Pendapatan Wisata Alam Bantimurung Capai Rp.30 Miliar

Air Terjun Bantimurung | Foto: Indra Pradana

Maros, 20/1 (Maynews) - Kontribusi sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Maros pada 2014 mencapai hasil cukup signifikan, bahkan objek wisata alam air terjun Bantimrung mampu menghasilkan pemasukan Rp30 miliar dari total PAD daerah ini sebesar Rp135 miliar.

Kabag Humas Pemkab Maros Drs H Kamaluddin Nur mengatakan, sektor pariwisata menjadi salah satu primadona PAD Maros. Karena itu, Pemkab memberi perhatian khusus terhadap sektor jasa ini untuk terus menambah pundi-pundi terhadap PAD setiap tahun.

Maningkatnya, kontribusi sektor pariwisata Maros, menyusul kenaikan retribusi masuk kawasan wisata wisata alam Bantimurung maupun biaya parkir yang didukung objek wisata lainnya di daerah tersebut.

Menurut Kamaluddin, selain sektor pariwisatam, pendapatan asli daerah juga didukung dari royalti pelataran parkir Bandara Sultan Hasanuddin Mandai Maros  mencapai Rp5 miliar, sektor tambang Rp14 miliar serta sektor lainnya berupa retribusi yang masuk dalam kas Dispenda Maros.

Pemkab Maros terus berupaya meningkatkan pendapatan dari sektor periwisata dengan membenahi sejumlah objek seperti wisata pra sejarah, wisata alam berupa kawasan kart di Taman Nasional Bulusaraung-Bantumurung serta cagar alam lainnya yang masuk dalam hutan konservasi. Di dalam kawasan wisata alam Bantimurung telah tersedia beberapa fasilitas seperti hotel, waterboom dan penangkaran kupu-kupu yang menjadi salah satu daya tarik wisatawan

Kamaluddin menambahkan, APBD Maros tahun ini mencapai Rp1,1 triliun sama dengan APBD tahunn sebelumnya. (sm) (www.mayzona.com)