image image image
The Kingdom of Butterfly Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, kaya akan jenis kupu-kupu “The Kingdom of Butterfly”.
The Spectacular Tower Karst Kawasan karst Maros-Pangkep terkenal dengan "tower karst"-nya, berupa bukit-bukit karst sisa pelarutan dan erosi yang berbentuk menara dengan lereng yang terjal tegak atau menggantung.
The Adventurer Paradise Kawasan Karst Maros-Pangkep seluas ± 40.000 Ha merupakan kawasan karst terluas dan terindah kedua di dunia setelah Cina, dan seluas ± 20.000 ha menjadi bagian dari ± 43.750 ha kawasan konservasi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Kawasan ini merupakan surga bagi para petualang.
Berita

Bendera Raksasa Berkibar di Leang Pute Maros

Bendera Merah-Putih Raksasa Ukuran 70 x 4 meter berkibar di Leang Pute | Foto: Chaeril

MAROS, FAJARONLINE — Dirgahayu Kemerdekaan RI ke-70 tahun disambut dengan pelbagai cara, tak terkecuali di Kabupaten Maros. Jika biasanya kita mendengar upacara pengibaran bendera merah putih dibawah laut, di Maros justru dilakukan di kedalaman Gua.

Pagi ini, 15 orang pemuda pecinta alam yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Pemuda Jelajah Indonesia, mengibarkan merah putih di gua Leang Pute, Senin 17 Agustus. Upacara pengibaran juga dilakukan didalam gua sedalam 273 meter itu. “Para pendaki sejak Sabtu berada disana,” kata ketua panpel, Muhammad Juzmail.

Bendera yang dikibarkan-pun bukan sembarang bendera. Panjangnya mencapai 70 meter dengan lebar empat meter. Pengibaran bendera itu pertama kalinya di Sulsel. Dipilihnya Leang Pute, kata Juzmail karena para pecinta alam dan warga ingin menunjukkan bahwa Leang Pute layak mendapat atensi Pemkab Maros untuk dilestarikan.

Ke-15 pengibar bendera itu, berasal dari gabungan Pencinta Alam Maros, Tim dari Taman Nasional Bulusaraung Bantimurung, Unhas, STIK Tamalatea dan STIMIK Dipanegara dan warga yang bermukim disekitar gua.

Kasubag Tata Usaha Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Dedy Asriady berharap pengibaran bendera yang pelopori para pemuda bisa menarik perhatian masyarakat untuk mengunjungi gua tersebut. “Ini promosi yang positif, mudah-mudahan tempat itu makin terkenal ke seluruh Indonesia,” ujarnya.

Leang Puteh terletak di Dusun Pattrio, Desa labuaja, kecamatan Cenrana, Maros. Gua itu merupakan gua terdalam di Indonesia dengan kedalaman 273 meter dari permukaan. Kawasannya masih termasuk dalam Hutan Lindung Taman Nasional Bulusaraung Bantimurung. (ris) (www.fajar.co.id)