image image image
The Kingdom of Butterfly Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, kaya akan jenis kupu-kupu “The Kingdom of Butterfly”.
The Spectacular Tower Karst Kawasan karst Maros-Pangkep terkenal dengan "tower karst"-nya, berupa bukit-bukit karst sisa pelarutan dan erosi yang berbentuk menara dengan lereng yang terjal tegak atau menggantung.
The Adventurer Paradise Kawasan Karst Maros-Pangkep seluas ± 40.000 Ha merupakan kawasan karst terluas dan terindah kedua di dunia setelah Cina, dan seluas ± 20.000 ha menjadi bagian dari ± 43.750 ha kawasan konservasi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Kawasan ini merupakan surga bagi para petualang.
Berita

TN Bantimurung Raih Rekor MURI Gua Terpanjang dan Terdalam

(Foto: RAKYAT.COM/ADIL PATAWARI ANAR).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR – Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul) Maros berhasil tercatat di Museum Rekor Indonesia (MuRI) untuk gua terpanjang dan terdalam. Kedalaman gua 1.119 meter dan terpanjang 12.264 meter.

Pemecahan rekor MURI ini dilakukan melalui kegiatan Ekspedisi Gua Terdalam dan Gua Terpanjang dalam rangkaian Festival Karts yang bertujuan untuk menyosialisasikan potensi gua dan sumber

Piagam penghargaan rekor MuRI ini diserahkan oleh perwakilan MuRI dalam puncak acara Festival Karts yang digelar di kawaan wisata alam Pattunuang Maros, Minggu (15/11/2015).

Menurut Direktur Pemanfaatan Jasa Lingkungan Hutan Konservasi Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Bambang Suprianto yang hadir mewakili Menterian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, rekor ini menjadi bukti bahwa kawasan karts Maros Pangkep menyimpan banyak potensi.

“Selanjutnya pemanfaatan potensi karts ini harus mempertimbangkan ekoedu, yakni bernilai ekonomi juga edukasi. Saat ini Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup telah menjadikan kawasan karts Maros Pangkep untuk masuk target destinasi nasional,” ungkapnya.

Saat ini di Maros, bukan hanya Bantimurung dan taman kupu‐kupu yang dikenal tapi ada the new seven wonders, salah satunya kawasan karts ini. Diharapkan perlindungan dan pemanfaatan kawasan karts ini berjalan sinergi dengan sektor lainnya (Penulis: Adil Patawari Anar, Editor: Jumardi Akas) (www.rakyatku.com)