image image image
The Kingdom of Butterfly Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, kaya akan jenis kupu-kupu “The Kingdom of Butterfly”.
The Spectacular Tower Karst Kawasan karst Maros-Pangkep terkenal dengan "tower karst"-nya, berupa bukit-bukit karst sisa pelarutan dan erosi yang berbentuk menara dengan lereng yang terjal tegak atau menggantung.
The Adventurer Paradise Kawasan Karst Maros-Pangkep seluas ± 40.000 Ha merupakan kawasan karst terluas dan terindah kedua di dunia setelah Cina, dan seluas ± 20.000 ha menjadi bagian dari ± 43.750 ha kawasan konservasi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Kawasan ini merupakan surga bagi para petualang.
Berita

Balai TN Babul Gelar Pertemuan Forum Desa Penyangga

(Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaurung (TN Babul) menggelar pertemuan Forum Desa Penyangga TN Babul di aula RM Nusantara Maros, Kamis (26/11/2015) (Foto: TRIBUN TIMUR/ANSAR).

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS- Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaurung (TN Babul) menggelar pertemuan Forum Desa Penyangga TN Babul di aula RM Nusantara Maros, Kamis (26/11/2015).

Pertemuan tersebut digelar untuk memperkuat kelembagaan forum desa penyangga di dua kabupaten, yakni Maros dan Pangkep.

Forum tersebut membuat program kerja dalam rangka sinergitas atas pengelolaan taman nasional dengan desa-desa penyangga.

Kasubag Tata Usaha Balai TN Babul Maros Dedy Asriady mengatakan, ada 46 Desa dan Kelurahan yang tergabung dalam forum desa penyangga tersebut. Pihaknya akan memfasilitasi permasalah-permasalahan yang ada.

"Forum ini juga menjadi wadah pemberdayaan masyarakat dan pelibatan masyarakat dalam konservasi di kawasan taman nasional," katanya.

Sementara seorang peserta, Kepala Desa Pattirodeceng Kacamatan Camba Maros, Kaharuddin mengatakan, di desanya terdapat air terjun yang potensial dikembangkan menjadi wisata alam, yakni Cabbang di Dusun Madenge.

"Kami berharap agar pihak TN Babul memperhatikan pengembangan potensi tersebut," ujarnya. (Laporan Wartawan Tribun Timur: Ansar Lempe) (makassar.tribunnews.com)