image image image
The Kingdom of Butterfly Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, kaya akan jenis kupu-kupu “The Kingdom of Butterfly”.
The Spectacular Tower Karst Kawasan karst Maros-Pangkep terkenal dengan "tower karst"-nya, berupa bukit-bukit karst sisa pelarutan dan erosi yang berbentuk menara dengan lereng yang terjal tegak atau menggantung.
The Adventurer Paradise Kawasan Karst Maros-Pangkep seluas ± 40.000 Ha merupakan kawasan karst terluas dan terindah kedua di dunia setelah Cina, dan seluas ± 20.000 ha menjadi bagian dari ± 43.750 ha kawasan konservasi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Kawasan ini merupakan surga bagi para petualang.
Berita

Desa Tompobulu Meraih Penghargaan Juara Pesona 1 Lomba Daya Tarik Wisata Berwawasan Lingkungan Tahun 2016 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

PANGKEP – Desa Tompobulu sebagai salah satu desa penyangga binaan Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung mencatatkan prestasi yang membanggakan dengan meraih gelar juara pesona 1 dalam lomba daya tarik wisata berwawasan lingkungan tahun 2016 tingkat Provinsi yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan. Dalam acara pengumuman dan penyerahan hadiah lomba daya tarik wisata berwawasan lingkungan tahun 2016 di Hotel Quality Makassar pada tanggal 28  Oktober 2016 bertepatan dengan hari sumpah pemuda, Desa Tompobulu yang diwakili oleh Kepala Desa Tompobulu (Syamsuddin) dan Ketua KPE Dentong (Arman, S.Sos) menerima penghargaan berupa Piala Juara Pesona 1, sertifikat sebagai kawasan wisata yang berwawasan lingkungan, dan uang pembinaan sebesar Rp. 2.500.000.


Sebagai desa yang menyandang predikat Desa Wisata di Kabupaten Pangkep, Desa Tompobulu berhasil membuktikan kepada publik bahwa pemanfaatan sumber daya alam dapat dilakukan melalui pengembangan sektor wisata yang memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan. Objek wisata andalan yang dikembangkan yaitu wisata pendakian Gunung Bulusaraung yang berada dalam kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung dengan pintu masuk dan pos pelayanan pengunjung berada di wilayah administrasi Desa Tompobulu.

Pengembangan ekowisata di Desa Tompobulu sebagai kawasan penyangga Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung dilakukan bersama oleh Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pangkep, dan Pemerintah Desa Tompobulu dengan melakukan kerjasama yang sinergis dalam mendayagunakan sumberdaya dan kemampuan yang dimiliki masing-masing pihak. Sinkronisasi, sinergitas dan dukungan para pihak dalam pelaksanaan kegiatan pengembangan ekowisata di Desa Tompobulu ini dilakukan dengan mengoptimalkan peran Kelompok Pengelola Ekowisata (KPE) Dentong yang dibentuk pada tahun 2010 melalui Surat Pengesahan Kelompok Dentong oleh Kepala Desa Tompobulu Nomor : 125/DTB/IV/2010 tanggal 30 April 2010 sebagai wujud pelibatan masyarakat secara aktif dalam pengelolaan wisata alam berbasis masyarakat dan berwawasan lingkungan.

Minat kunjungan wisatawan ke Desa Tompobulu cenderung meningkat dari tahun ke tahun terutama untuk pendakian Gunung Bulusaraung, tercatat wisatawan yang datang berkunjung pada tahun 2014 sebanyak 10.663 orang, tahun 2015 sebanyak 16.274 orang, dan sampai dengan Bulan Oktober 2016 sebanyak  14.085 orang. Jumlah pendapatan dari pungutan masuk dalam dua tahun terakhir (januari 2015 s.d Oktober 2016) adalah Rp. 212.513.000, jumlah tersebut sudah termasuk  PNBP yang disetor langsung ke kas negara sebesar Rp. 68.215.000. Pengembangan wisata Gunung Bulusaraung juga berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat Desa Tompobulu, peningkatan jumlah pengunjung mendorong masyarakat untuk membuka usaha ekonomi kreatif seperti warung kopi, penjualan pernak pernik souvenir dan keperluan pendakian, penjualan produk unggulan seperti madu alam, dan pendapatan masyarakat dari sewa lahan parkir kendaraan pengunjung.

Upaya peningkatan kualitas pelayanan terhadap pengunjung juga terus dilakukan secara bersama oleh Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pangkep, Pemerintah Desa Tompobulu, dan KPE Dentong dengan menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pelayanan Pengunjung dan Tata Tertib Pendakian Gunung Bulusaraung. Pemerintah Desa Tompobulu memfasilitasi Pos Pelayanan Pengunjung di kantor desa, sedangkan teknis pelaksanaan penerapan SOP dilakukan oleh KPE Dentong bersama dengan Satuan Tugas (Satgas) Pelayanan Pengunjung Gunung Bulusaraung yang terdiri dari petugas taman nasional. Selain itu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pangkep turut serta membangun 2 (dua) unit kamar mandi tambahan untuk keperluan pengunjung di pos pelayanan. Peran aktif berbagai pihak ini diharapkan mampu memberikan pelayanan prima kepada pengunjung dan mempertahankan kelestarian daya tarik objek wisata Gunung Bulusaraung.

Penulis: Daniwari Widiyanto, S.Hut, M.Si (Kepala SPTN Wilayah I Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung).