image image image
The Kingdom of Butterfly Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, kaya akan jenis kupu-kupu “The Kingdom of Butterfly”.
The Spectacular Tower Karst Kawasan karst Maros-Pangkep terkenal dengan "tower karst"-nya, berupa bukit-bukit karst sisa pelarutan dan erosi yang berbentuk menara dengan lereng yang terjal tegak atau menggantung.
The Adventurer Paradise Kawasan Karst Maros-Pangkep seluas ± 40.000 Ha merupakan kawasan karst terluas dan terindah kedua di dunia setelah Cina, dan seluas ± 20.000 ha menjadi bagian dari ± 43.750 ha kawasan konservasi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Kawasan ini merupakan surga bagi para petualang.
Berita

Peningkatan Kapasitas Budidaya Lebah Madu Di Desa Patanyamang

Peningkatan Kapasitas Budidaya Lebah Madu Di Desa Patanyamang. Foto: Mansur

Maros - 4 September 2017, Beberapa waktu lalu telah dilaksanakan kegiatan pelatihan budidaya lebah madu bagi masyarakat di Desa Patanyamang. Kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat desa penyangga Taman Nasional (TN) Bantimurung Bulusaraung ini berlangsung selama tanggal 25 – 27 Agustus 2017.

Pelaksana kegiatan adalah personil Resort Camba TN Bantimurung Bulusaraung dengan mengundang sejumlah narasumber yang berasal dari Badan Pemberdayaan Desa dan Kelurahan Kab. Maros, Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar, Tim Layanan Kehutanan Masyarakat (TLKM), dan Penyuluh Kehutanan Balai TN Bantimurung Bulusaraung sendiri. Peserta pelatihan merupakan masyarakat Desa Patanyamang yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Patanyamang sebanyak 30 orang.

Pelatihan berlangsung dengan metode ceramah dan praktek lapangan. Pada sesi praktek peserta terlihat antusias mengikuti instruksi pengajar yang berasal dari Fakultas Kehutanan UNHAS Makassar.

Selama ini Desa Patanyamang konsisten dalam menghasilkan dan memasarkan madu alamnya yang sudah dikemas. “Madu karst” adalah icon yang ditonjolkan desa penyangga TN Bantimurung Bulusaraung ini. “Melalui kegiatan ini saya berharap masyarakat di desa Patanyamang bisa menghasilkan madu yang lebih banyak dan kualitasnya terjaga” ujar Zainal Arifin, Kepala Resort Camba.

Pada pembukaan oleh Kepala Balai TN Bantimurung Bulusaraung berpesan agar kelompok masyarakat harus lebih kreatif melihat peluang yang ada. Pada akhir pelatihan Balai TN Bantimurung Bulusaraung melalui Kepala Resort Camba menyerahkan bantuan peralatan budidaya lebah madu termasuk pengurusan BPOM dan sertifikasi Halal dari Majelis Ulam Indonesia (MUI). #pr (ksdae.menlhk.go.id)

Sumber: Mansur dan Taufiq Ismail - PEH Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung