image image image
The Kingdom of Butterfly Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, kaya akan jenis kupu-kupu “The Kingdom of Butterfly”.
The Spectacular Tower Karst Kawasan karst Maros-Pangkep terkenal dengan "tower karst"-nya, berupa bukit-bukit karst sisa pelarutan dan erosi yang berbentuk menara dengan lereng yang terjal tegak atau menggantung.
The Adventurer Paradise Kawasan Karst Maros-Pangkep seluas ± 40.000 Ha merupakan kawasan karst terluas dan terindah kedua di dunia setelah Cina, dan seluas ± 20.000 ha menjadi bagian dari ± 43.750 ha kawasan konservasi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Kawasan ini merupakan surga bagi para petualang.
Berita

Sekjen KLHK Kunjungi Sanctuary Kupu-kupu TN Bantimurung Bulusaraung

Sekjen KLHK Kunjungi Sanctuary Kupu-kupu TN Bantimurung Bulusaraung. Foto: BTNBABUL

Bantimurung, 17 September 2017. Di sela-sela kesibukannya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengunjungi Suaka Satwa (Sanctuary) Kupu-kupu milik Taman Nasional (TN) Bantimurung Bulusaraung di kompleks Kawasan Wisata Bantimurung, Maros pada hari Sabtu (16/09/2017).

Kunjungan kerja Sekjen KLHK kali ini dalam rangka menandatangani prasasti peresmian Santuary Kupu-kupu yang telah di launching awal Maret 2017 lalu. Pada kesempatan tersebut pejabat eselon satu KLHK tersebut memberi pencerahan dan semangat kerja bagi segenap rimbawan yang bertugas di TN Bantimurung Bulusaraung.

Bambang Hendroyono, Sekjen KLHK menyampaikan motivasi bagi segenap rimbawan yang hadir. “Kita harus bangga menjadi bagian dari tim kerja ibu Menteri KLHK. Kalian adalah ujung tombak KLHK yang bekerja di tingkat tapak. Ibu Menteri juga berpesan untuk menjaga artikulasi kepada setiap stakeholder“.

Turut hadir mendampingi Sekjen KLHK adalah Sekretaris Ditjen KSDAE, Herry Subagiadi dan Kepala Balai Besar Balai Bromo Tengger Semeru, Jhon Kennedy. Pada acara tersebut juga hadir segenap kepala UPT Lingkup KLHK Sulawesi Selatan dan karyawan-karyawati TN Bantimurung Bulusaraung. Sebelum Sekjen menyampaikan arahannya, Kepala P3E Suma selaku koordinator wilayah dan Kepala Balai TN Bantimurung Bulusaraung menyampaikan sambutan kedatangan Sekjen KLHK.

Sahdin Zunaidi, Kepala Balai TN Bantimurung Bulusaraung menyampaikan fungsi dome Sanctuary Kupu-kupu, “dome seluas 7.000 meter persegi ini merupakan area budidaya kupu-kupu semi alami. Helena Sky Bridge adalah bagian dari dome yang berfungsi sebagai jalan kontrol dome”.

Sebelum bertandang ke Sanctuary Kupu-kupu, Sekjen KLHK bersama rombongan menyempatkan diri berkunjung ke kantor Balai TN Bantimurung Bulusaraung. Melakukan penanaman di halaman kantor Balai TN bantimurung Bulusaraung dan mengunjungi Base Camp Manggala Agni Non DAOPS TN Bantimurung Bulusaraung. Sekjen KLHK memberi simpati kepada segenap anggota pahlawan api ini karena kerja kerasnya berhasil memadamkan api pada kejadian kebakaran hutan beberapa waktu lalu.

Di akhir kunjungannya beliau memberi nama baru pasukan api ini. “Nama pasukan kalian masih kurang keren. Saya kasih nama baru ya.. Brigade Macaca” tegasnya.

Setelah memberikan sambutan, Sekjen KLHK menandatangani prasasti Sanctuary Kupu-kupu. Pada kesempatan tersebut Sekjen bersama rombongan menyempatkan diri menyeberangi wahana yang lagi in di pusat budidaya kupu-kupu ini, Helena Sky Bridge. Sekjen KLHK berkesempatan bercengkarama dengan segenap karyawan dan karyawati TN Bantimurung Bulusaraung sebelum beliau berpamitan ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin untuk melanjutkan perjalanan kembali Jakarta.

Segenap karyawan – karyawati TN Bantimurung Bulusaraung menyampaikan terima kasih atas kunjungan Sekjen KLHK ke Sanctuary Kupu-kupu TN Bantimurung Bulusaraung. (ksdae.menlhk.go.id)

Sumber: Taufiq Ismail - PEH TN Bantimurung Bulusaraung