image image image
The Kingdom of Butterfly Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, kaya akan jenis kupu-kupu “The Kingdom of Butterfly”.
The Spectacular Tower Karst Kawasan karst Maros-Pangkep terkenal dengan "tower karst"-nya, berupa bukit-bukit karst sisa pelarutan dan erosi yang berbentuk menara dengan lereng yang terjal tegak atau menggantung.
The Adventurer Paradise Kawasan Karst Maros-Pangkep seluas ± 40.000 Ha merupakan kawasan karst terluas dan terindah kedua di dunia setelah Cina, dan seluas ± 20.000 ha menjadi bagian dari ± 43.750 ha kawasan konservasi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Kawasan ini merupakan surga bagi para petualang.
Berita

Resor Camba Ajak Kelompok Tani Desa Pattanyamang Belajar Budidaya Bawang Merah Ke Bantaeng

Resor Camba Ajak Kelompok Tani Desa Pattanyamang Belajar Budidaya Bawang Merah Ke Bantaeng. Foto: BTNBABUL

Bantimurung, 31 Desember 2017. Siang itu di sebuah desa di Kecamatan Ulu Ere, Kabupaten Bantaeng tampak ramai. Gabungan kelompok tani asal Desa Pattanyamang mengunjungi Desa Bonto Lojong. Rombongan sekitar 40 orang ini bertandang ke desa ini dalam rangka belajar budidaya bawang merah. Mereka berlatih budidaya bawang merah selama tiga hari yakni mulai tanggal 26 sampai dengan 28 Desember 2017.

Desa Pattanyamang berada di luar kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Desa ini telah dienclave. Beberapa kelompok tani yang terhimpun dalam gabungan kelompok tani Pattanyamang berada di bawah binaan taman nasional ini.

Rombongan dari Desa Pattanyamang ini terdiri dari Kepala Desa Pattanyamang, Ketua BPD Pattanyamang, dan penyuluh pertanian Pattanyamang. Tak ketinggalan Kepala Resor Camba dan 35 orang lainnya adalah gabungan kelompok tani Pattanyamang. Kehadiran kepala Resor Camba ini sebagai pendamping desa binaan Bantimurung Bulusaraung.

Rombongan ini diterima langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Bantaeng, Hj. Rosmania A., MP dan Kepala Bidang Holtikulutura, Hj. Maemuna, SP.

Pelatihan budidaya bawang merah ini dananya berasal dari anggaran desa Pattanyamang tahun 2017.

Selama tiga hari para peserta pelatihan belajar tentang cara menyiapkan lahan, membuat bibit, menanam, memelihara tanaman, hingga proses memanen bawang merah.

Pada kesempatan itu juga kelompok tani Pattanyamang memperkenalkan produk hasil desa binaan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung ini berupa “madu karst”.

“Kami sepakat dengan pemerintah Desa Pattanyamang untuk berlatih budidaya bawang merah di Desa Bonto Lojong karena iklim di Pattanyamang hampir sama dengan desa ini. Ke depan kami berharap bawang merah juga bisa dikembangkan di Pattanyamang” imbuh Zainal Arifin, Kepala Resor Camba saat kami temui. (ksdae.menlhk.go.id)

Sumber: Mansur – Pengendali Ekosistem Hutan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung