image image image
The Kingdom of Butterfly Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, kaya akan jenis kupu-kupu “The Kingdom of Butterfly”.
The Spectacular Tower Karst Kawasan karst Maros-Pangkep terkenal dengan "tower karst"-nya, berupa bukit-bukit karst sisa pelarutan dan erosi yang berbentuk menara dengan lereng yang terjal tegak atau menggantung.
The Adventurer Paradise Kawasan Karst Maros-Pangkep seluas ± 40.000 Ha merupakan kawasan karst terluas dan terindah kedua di dunia setelah Cina, dan seluas ± 20.000 ha menjadi bagian dari ± 43.750 ha kawasan konservasi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Kawasan ini merupakan surga bagi para petualang.
Berita

Izin Pemanfaatan Air ke-8 TN Bantimurung Bulusaraung di Desa Bentenge

Izin Pemanfaatan Air ke-8 TN Bantimurung Bulusaraung di Desa Bentenge. Foto: BTNBABUL

Samaenre, 28 Februari 2018. Bertempat di aula balai Desa Bentenge, Mallawa, Maros dilaksanakan uji fungsi dan serah terima program sistem penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) Desa Bentenge. Peresmian program Pamsimas ini digelar pada Rabu (28/02/2018).

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusarung (Resor Mallawa), Dinas PU Maros, Pemerintah Kecamatan Mallawa. Hadir juga Dinas Kesehatan Maros, pemerintah Desa Bentenge, Pamsimas Kabupaten Maros, para kepala dusun Desa Bentenge, Ketua DPD Desa Bentenge, serta tokoh masyarakat Bentenge.

Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Situru Tellue selaku pengelola selama masa pembangunan sarana prasarana air ini telah mendapat izin pemanfaatan air (IPA) dari Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. IPA ke-8 sekaligus izin terakhir yang ditanda tangani Kepala Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusarung di akhir tahun 2017 lalu. Kepala Resor Mallawa kemudian menyerahkan IPA non komersil tersebut kepada Ketua KKM Situru Tellue.

Kepala Resor Mallawa mendapat kesempatan menyampaikan sambutan pada acara uji fungsi ini. “Saya mengajak masyarakat Desa Bentenge untuk bersama-sama ikut serta menjaga hutan berada di desa ini. Hutan yang tersisa ini adalah kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusarung asal sumber air yang akan kita nikmati ini. Jika mau air terus mengalir, hutannya harus terjaga,” ujar Andi Subhan, Kepala Resor Mallawa dalam sambutannya.

“Dana Program Pamsimas ini bersumber dari APBN, APBD dan hasil swadaya masyarakat. Kami akan tetap monitoring dan evaluasi program ini agar dapat terus berjalan. Mari kita bantu taman nasional menjaga hutan yang merupakan hulu mata air yang kita manfaatan bersama ini,” tutur Nur Khalis, Disctrict Cordinator Pamsimas Kabupaten Aros

Tamu undangan selanjutnya melakukan peninjauan langsung ke lapangan sekaligus meresmikan program Pamsimas ini. Kepala Satker Pamsimas Kabupaten Maros menggunting pita sebagai simbol bahwa sarana air bersih ini telah resmi dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Bentenge. (ksdae.menlhk.go.id)

Sumber: Resor Mallawa – Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung