image image image
The Kingdom of Butterfly Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, kaya akan jenis kupu-kupu “The Kingdom of Butterfly”.
The Spectacular Tower Karst Kawasan karst Maros-Pangkep terkenal dengan "tower karst"-nya, berupa bukit-bukit karst sisa pelarutan dan erosi yang berbentuk menara dengan lereng yang terjal tegak atau menggantung.
The Adventurer Paradise Kawasan Karst Maros-Pangkep seluas ± 40.000 Ha merupakan kawasan karst terluas dan terindah kedua di dunia setelah Cina, dan seluas ± 20.000 ha menjadi bagian dari ± 43.750 ha kawasan konservasi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Kawasan ini merupakan surga bagi para petualang.
Berita

Tingkatkan skill Polhut Bantimurung Latihan Menembak

Tingkatkan skill Polhut Bantimurung Latihan Menembak. Foto: BTNBABUL

Makassar, 15 Maret 2018. Polisi Kehutanan (Polhut) Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung menggelar latihan menembak di Lapangan Tembak Jananuraca, SPN Batua Makassar.  Sebanyak 28 Polisi Kehutanan, pejabat struktural, beberapa tenaga pengaman hutan lainnya serta pengendali ekosistem hutan turut serta mengikuti latihan rutin ini. Lima instruktur menembak memandu jalannya latihan termasuk prosedur memakai senjata api.

“Menembak itu selain bakat, butuh latihan untuk menjadi penembak handal,” ujar Iptu Suharto, instruktur menembak Sekolah Polisi Negeri (SPN) Batua Polda Sulsel, Makassar. Peserta pelatihan dibekali teori sebelum terjun ke lapangan tembak.

Tahap pertama yakni latihan menggunakan laras pendek bagi pejabat struktural. Sesi selanjutnya menggunakan senjata laras panjang. Sesi ini dibagi menjadi dua. Sesi pertama dengan lima peluru. Sesi kedua dengan 10 butir peluru ditembakkan ke sasaran.

“Bidik, nikmati prosesnya. Jika sudah merasa tepat sasarannya. Silahkan tembak,”  instruksi Suharto.

Setelah sesi latihan selesai, Instruktur menyampaikan evaluasi pelaksanaan latihan. “Saya melihat hasil tembak teman-teman Polhut rata-rata sudah baik. Ada beberapa orang yang memiliki nilai di atas rata-rata. Saiful Fajrin, Amiruddin, Puspita adalah Polhut yang memiliki nilai yang cukup tinggi,” ujar Suharto, mengevaluasi.

“Jika ada yang berminat berlatih rutin menembak, bisa mendaftar di sini. Berlatih bersama teman-teman di SPN Batua,” tambahnya, menawarkan.

“Seorang Polhut harus menguasai teknik menembak. Skil yang diperlukan saat mengamankan kawasan taman nasional kita. Penggunaan senjata api adalah tindakan terakhir yang dilakukan saat terjadi pelanggaran hukum kehutanan,” Ujar Azis Bakry Selaku Kepala Subag TU TN Bantimurung Bulusaraung. Azis kemudian menutup latihan menembak menembak mewakili Kepala Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. (ksdae.menlhk.go.id)

Sumber: Taufiq Ismail – Pengendali Ekosistem Hutan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung