image image image
The Kingdom of Butterfly Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, kaya akan jenis kupu-kupu “The Kingdom of Butterfly”.
The Spectacular Tower Karst Kawasan karst Maros-Pangkep terkenal dengan "tower karst"-nya, berupa bukit-bukit karst sisa pelarutan dan erosi yang berbentuk menara dengan lereng yang terjal tegak atau menggantung.
The Adventurer Paradise Kawasan Karst Maros-Pangkep seluas ± 40.000 Ha merupakan kawasan karst terluas dan terindah kedua di dunia setelah Cina, dan seluas ± 20.000 ha menjadi bagian dari ± 43.750 ha kawasan konservasi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Kawasan ini merupakan surga bagi para petualang.
Berita

Menebar Pesona TN Bantimurung Bulusarauang Melalui Pameran

Menebar Pesona TN Bantimurung Bulusarauang Melalui Pameran. Foto: BTNBABUL

Maros, 25 Juli 2018. Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung turut berpartisipasi pada pameran Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan  ke-22  di Jakarta Convention Center yang digelar pada  tanggal 19 – 21 Juli 2018 silam. Pameran ini sebagai sarana promosi dan publikasi berbagai produk dan jasa di bidang lingkungan dan kehutanan serta sebagai sarana edukasi kepada masyarakat akan pentingnya menjaga alam. Sebanyak 48 peserta pameran terlibat dari berbagai instansi pemerintahan, lembaga non pemerintahan, dan sejumlah perusahaan swasta.

Sekertaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) membuka pekan event kali ini secara resmi. “Mari satukan tekad menjaga lingkungan  tetap bersih untuk alam yang lebih baik,” ajakan Bambang Hendroyono, Sekjen Kementerian LHK dalam sambutannya. Tak hanya pameran, kegiatan lain seperti seminar, talkshow, eco driving, dan aneka lomba untuk anak-anak turut digelar.

Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung menampilkan pesona alam yang terkemas apik dalam The Seven Wonders. Tujuh site wisata unggulan taman nasional yang menyajikan keragaman flora fauna berpadu keunikan alam yang memesona.

Booth Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung menarik perhatian pengunjung. Mereka tertarik mengetahui lebih jauh potensi wisatanya. Tak jarang dari mereka berswafoto seolah-olah berada di atas Helena Sky Bridge. Pengunjung begitu terkesan dengan keindahan alam yang ditampilkan, berharap suatu saat bisa berkunjung ke taman nasional ini.

Ibu Menteri LHK menyempatkan diri mengunjungi booth Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Di lain waktu DR. Dewi Motik juga bertandang ke stan. Ini adalah hadiah bagi personil yang sedang bertugas. Semoga melalui event ini informasi keindahan alam taman nasional terus terngiang khususnya visi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung menjadi ekowisata karst dunia kelak terwujud. (ksdae.menlhk.go.id)

Sumber: Puteri Cenderawasih – Pengendali Ekosistem Hutan Balai TN Bantimurung Bulusaraung